Balita Pilek Atau Diare Tidak Perlu Obat
Saat Balita Pilek atau Diare tentu menciptakan anda sebagai orang bau tanah khawatir dan ingin segera membawa anak ke dokter. Untuk selanjutnya tidak jarang dokter menunjukkan resep antibiotik, atau bahkan apabila dokter tidak menunjukkan maka orang bau tanah pasien yang memintanya. Padahal untuk jenis penyakit tertentu, pertolongan antibiotik sebagai obat dinilai sebagai tindakan yang berlebihan.
Hal ini diperkuat oleh pernyataan Dokter seorang jago anak Purnawati Pujiarto sekaligus penggerak dari Yayasan Orangtua Peduli (YOP) yang mengatakan, apabila balita Pilek atau Diare maka perlu diperiksa penyebabnya. Apakah lantaran abses atau ada penyebab lain. Apabila ditemukan adanya infeksi, maka juga perlu dicari tahu penyebab abses apakah oleh virus atau bakteri.
Apabila Balita Pilek atau Diare disebabkan lantaran virus maka tidak perlu diberikan antibiotik. Hal ini dikarenakan antibiotik tidak mematikan virus, namun mematikan bakteri. Kaprikornus sangat mungkin kuman baik yang bukan mengakibatkan penyakit juga mati akhir antibiotik yang dikonsumsi. Apabila dibiarkan maka usang kelamaan akan menjadikan resistensi, dan melemahkan daya tahan badan anak.
Penyakit Pilek atau Diare pada pada anak, sebetulnya tidak memerlukan pengobatan apalagi antibiotik. Namun Pilek yang dimaksud yaitu pilek umum dengan tanda-tanda produksi lendir meningkat disertai pusing dan batuk. Sedangkan diare yang dimaksud yaitu diare akut yang tidak disertai darah. Obat yang biasa diberikan oleh dokter hanya bertujuan untuk menunjukkan sedikit rasa nyaman.
Balita Pilek atau Diare yaitu hal yang masuk akal dan umum terjadi, bahkan masih masuk akal apabila anak usia dibawah 2 tahun juga mengalami pilek dan diare hingga belasan kali. Sakit pada anak balita justru baik untuk sistem pertahanan badan lebih kuat. Saat balita Diare, anda hanya perlu memberinya banyak minum biar tidak kekurangan cairan tubuh dan berikan makanan bergizi. Dan ketika balita pilek cukupkan istirahatnya, dan jaga jangan hingga terlalu banyak beraktivitas.
Anda sebagai orangtua tidak perlu terlalu khawatirkan mengenai kesehatan anak, apabila mereka ingin bermain tanah atau hujan. Karena perlu anda ketahui, bahwa kegiatan tersebut akan membantu meningkatkan kekebalan badan sehingga tidak gampang terjangkit penyakit.
Ringkasan:
Hal ini diperkuat oleh pernyataan Dokter seorang jago anak Purnawati Pujiarto sekaligus penggerak dari Yayasan Orangtua Peduli (YOP) yang mengatakan, apabila balita Pilek atau Diare maka perlu diperiksa penyebabnya. Apakah lantaran abses atau ada penyebab lain. Apabila ditemukan adanya infeksi, maka juga perlu dicari tahu penyebab abses apakah oleh virus atau bakteri.
Apabila Balita Pilek atau Diare disebabkan lantaran virus maka tidak perlu diberikan antibiotik. Hal ini dikarenakan antibiotik tidak mematikan virus, namun mematikan bakteri. Kaprikornus sangat mungkin kuman baik yang bukan mengakibatkan penyakit juga mati akhir antibiotik yang dikonsumsi. Apabila dibiarkan maka usang kelamaan akan menjadikan resistensi, dan melemahkan daya tahan badan anak.
Penyakit Pilek atau Diare pada pada anak, sebetulnya tidak memerlukan pengobatan apalagi antibiotik. Namun Pilek yang dimaksud yaitu pilek umum dengan tanda-tanda produksi lendir meningkat disertai pusing dan batuk. Sedangkan diare yang dimaksud yaitu diare akut yang tidak disertai darah. Obat yang biasa diberikan oleh dokter hanya bertujuan untuk menunjukkan sedikit rasa nyaman.
Balita Pilek atau Diare yaitu hal yang masuk akal dan umum terjadi, bahkan masih masuk akal apabila anak usia dibawah 2 tahun juga mengalami pilek dan diare hingga belasan kali. Sakit pada anak balita justru baik untuk sistem pertahanan badan lebih kuat. Saat balita Diare, anda hanya perlu memberinya banyak minum biar tidak kekurangan cairan tubuh dan berikan makanan bergizi. Dan ketika balita pilek cukupkan istirahatnya, dan jaga jangan hingga terlalu banyak beraktivitas.
Anda sebagai orangtua tidak perlu terlalu khawatirkan mengenai kesehatan anak, apabila mereka ingin bermain tanah atau hujan. Karena perlu anda ketahui, bahwa kegiatan tersebut akan membantu meningkatkan kekebalan badan sehingga tidak gampang terjangkit penyakit.
Ringkasan:
- Balita Pilek atau Diare dengan intensitas normal, atau diare tidak disertai darah tidak perlu pengobatan apalagi antibiotik,
- Sakit pada anak balita akan memperkuat daya tahan atau kekebalan badan sehingga tidak gampang sakit.
Baca Juga:

Comments
Post a Comment